Senin, 20 Februari 2012

Anakku Hebat Lhoooo....


Dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan kantor , ada suatu hal umum yang saya perhatikan nyaris selalu ada dalam percakapan ngalor ngidul antar orang tua.  Coba tebak apa?

Kalau kalangan bapak-bapak, biasanya obrolannya tentang politik, guyonan semi mesum, atau pertandingan bola semalam. Kalau ibu-ibu, wah kurang tau juga ya, tapi kayaknya ibu-ibu senang ngomongin orang lain. Alias ngegosip. 

Nah, sekarang bapak-bapak dengan ibu-ibu kalo lagi ngobrol gitu topik kesukaannya apa ayo? Jreng Jreng, dari yang saya perhatikan, mereka senang sekali membicarakan anaknya. Bapak ini anaknya kuliah di Universitas terkenal di Jawa. Ibu ini anaknya  4. Empat empatnya sudah kerja semua di perusahaan luar negeri. Bapak ini anaknya begini. Ibu itu anaknya begitu.

Rabu, 08 Februari 2012

635,7 Kilometer (Part 2)


Keesokan paginya jam 8 pagi kami siap menuju Puncak Lawang. Jalannya sangat berliku dan menanjak. Lebarnya pun pas-pasan. Kalo papasan dengan mobil lain, kadang-kadang salah satu mobil harus mengalah berhenti dulu. Tanjakan terakhir cukup bikin deg-degan. Menikung U, kemiringannya mungkin mencapai 30 derajat. Tidak cukup gigi dua. Teman-teman asyik masyuk bercanda, Saya deg-degan liat jurang di sebelah kanan. Maklum supir amatir. Hahahaha. Alhamdulillah sampai juga di Puncak Lawang.

Puncak Lawang adalah objek wisata khas pegunungan. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl, wajar bila udaranya sangat sejuk. Dari Puncak Lawang, kita bisa menikmati pemandangan Danau Maninjau yang baguuuuussss bgt. Katanya si, kalau cerah bahkan di kejauhan bisa terlihat luasnya Samudera Indonesia.

Selasa, 07 Februari 2012

Untitled

Keep On Smokin' Boy....I don't give a shit...

635,7 Kilometer (Part 1)

adalah angka yang tertera di odometer mobil ketika rem saya injak kembali di halaman belakang kantor. Wiiiiihhh, alhamdulillah akhirnya sampai kembali ke Pekanbaru dengan selamat. Perjalanan ini menjadi rekor terlama saya berada di belakang setir J
Perjalanan saya dimulai hari jumat yang lalu. Saya, dengan beberapa orang rekan bergerak dari Pekanbaru sekitar pukul setengah 6 sore. Tujuan utama kami adalah menghadiri acara alek atau kondangan pernikahan salah satu rekan kami. Kondangannya sendiri diadakan di Batusangkar, namun karena perjalanan ini dimaksudkan juga untuk acara jalan-jalan2, maka kami putuskan untuk menginap di Bukittinggi saja yang lebih oke suasananya untuk jalan2.
Perjalanan berangkat  memakan waktu sekitar 7 jam. Agak lama karena kami kadang berhenti untuk makan atau sekedar ngopi. Ada sebuah kedai kopi yang suasananya cozy banget sekitar 20 menit sebelum Kelok 9. Namanya kalo ngga salah “Bandrek House”. Suasananya dingiiiiiiiinnnnnn. Lumayan buat ngopi biar melek lagi. Hehehe...